Pandemi Belum Berakhir, Ini Jeritan Sopir Angkutan di Pinrang

Pinrang, Indoleaders.com – Ditengah pandemi Covid-19 yang belum usai ini. Keterpurukan ekonomi pun melanda beberapa negara termasuk Indonesia.

Hal itu membuat hampir sebagian masyarakat di tanah air menjerit. Salah satunya jeritan berasal dari komunitas sopir angkutan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Rustan Nurdin yang merupakan kordinator sopir angkutan Kabupaten Pinrang menyatakan, saat ini supir angkutan baik angkutan pedesaan maupun angkutan antar kota dan antar propinsi tengah kesusahan dalam mencari nafkah.

“Kami merasa sangat tersakiti di NKRI. Kami warga Indonesia. Kami bayar pajak, taat hukum dan UUD. Tetapi tidak satupun bantuan Covid 19 dari pemerintah kami dapatkan. Sedikit pun tidak ada,” kata Rustan.

Rustan menambahkan, rata-rata sopir disini tidak punya sawa, ladang, ataupun tambak.

“Rumah pun tidak kami miliki. Jelas kami bertanya dan menagih janji Pemerintah. Semua perintah dan protokol kesehatan kami ikuti. Sementara yang kena dampak dan sangat terdampak adalah supir angkutan, katanya.

“Petani, nelayan, pns, pedagang masih bisa berpenghasilan. Sementara kami benar-benar tidak mampu lagi. menjerit kami punya keluarga. Dimana nilai Pancasila sila ke 5. Yang dapat bantuan yang punya sawah dan mampu. Mohon Bapak Presiden RI untuk meninjau atau tata ulang kembali cara penyaluran bantuan jangan sampai kami tidak bisa bersabar lagi,” tegas Rustan.