Gubernur Izinkan TKA China Masuk ke Konawe, Ketua DPRD Sultra Meradang

Kendari, Indoleaders.com – Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi yang sebelumnya menolak kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China kini berubah sikap. Selasa (16/06/2020) Ali Mazi mengatakan telah mengizinkan 500 TKA China tersebut masuk ke Konawe.

Ali Mazi beralasan bahwa kedatangan TKA China tersebut telah mendapat izin dari pemerintah pusat sehingga pihaknya tidak bisa menolak.

“Kita pemerintah daerah tidak boleh bertentangan dengan pemerintah pusat,” kata Ali.

Ali Mazi menambahkan, para tenaga TKA asal China tersebut telah dikarantina dan melakukan serangkaian protokol kesehatan.

“Dukunglah investasi yang ada di Sultra ini, sehinga pasca-covid ini kita sudah bisa bangkit. Mereka sudah boleh datang. Mereka sudah melakukan karantina,” ujanya.

Menanggapi pemberian izin tersebut, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Abdurrahman Saleh meradang. Menurut Abdurrahman, kedatangan TKA China tidak hanya dilihat dari segi kesehatan. Namun harus ada pertimbangan lain yaitu kepatuhan perusahaan tempat mereka bekerja.

Abdul Rahman Saleh tampak marah-marah, saat melakukan video conference dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di ruang kerjanya, DPRD Sultra, Rabu (17/6/2020) petang.

Abdurrahman mengatakan, ada dugaan sebagian besar TKA China di kawasan industri Morosi menyalahgunakan visa. Mereka diduga menggunakan visa kunjungan.

Abdurrahman juga tidak yakin jika 500 TKA China yang datang adalah tenaga ahli.

“Coba kita jujur bahwa 80 hingga 90 persen TKA yang masuk di Indonesia menggunakan visa kunjungan dan ini sangat merugikan negara. Tidak ada kontrol dari negara karena ada segelintir orang yang menutup-nutupi kejadian ini,” kata Abdurrahman dikutip dari Kompas.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *